Jumat, 01 November 2013

T.


Mengenalmu. Antara bahagia dan sedih. Antara senang dan sakit hati. Antara berani dan takut. Antara mukjizat dan bencana. Antara anugerah dan ujian. Antara diperjuangkan dan berhenti berharap. Antara dipertahankan dan dilepaskan. Antara sabar dan nafsu. Antara jodoh dan tidak. Yasudah, intinya aku kangen blog, dan kamu.


Aku melihatmu dari jauh sambil mendoakanmu, selama aku tidak bisa melakukan apapun saat ini. Bahkan untuk sekedar bertanya apa kamu sudah makan atau apa kamu baik-baik saja. aku tidak bisa. Aku tidak bisa berada di dekatmu saat ini. Tuhan tidak menyukainya. Mengertilah, jika kita berjodoh, Tuhan akan memudahkan jalannya. :')

Senin, 19 Agustus 2013

Bila

dan Bila kau tak kunjung tetapkan rasa
dimana hatimu berada
kan kulepaskan kau selamanya...

dan Bila kau tak kunjung lupakan dia
dia yang tlah membuatmu luka
kan kuikhlaskan kau selamanya...

tanya untuk tuan.

Kita terjebak dalam situasi abu - abu
kamu yang tak sadar juga atas harapanku
dan aku yang tidak tau harus bagaimana mengartikan perlakuanmu
setelah sekian lama aku tersenyum terhadap sebuah 'drama' manis yang kamu buat
sampai akhirnya aku tercekik atas kenyataan yang aku dapat
Jujur saja aku tidak mau semuanya menjadi seperti ini
aku gak butuh setiap perhatian perhatian palsu yang kamu berikan
meski memang kuakui semua itu sempat menghadirkan seulas lengkungan dibibirku
meski memang semua itu sempat menumbuhkan kebahagiaan dalam hidupku
kamu seakan ingin menunjukan kalau kamu bisa mengambil hatiku dalam sekejap
mungkin memang aku yang terlalu lugu untuk sadar
entahlah, yang pasti aku tidak ingin terjebak dalam perasaan ini lagi

Baiklah,
Sekarang aku ingin bertanya beberapa pertanyaan kepadamu, Tuan
pertanyaan yang seharusnya aku tanya sejak awal
maaf jika pertanyaannya akan sulit kamu jawab
tapi jawablah saja, setidaknya jika kamu tidak memberitahuku jawabannya
kamu sudah jujur pada hatimu sendiri
Begini, Tuan
Sebenarnya kita sekarang bagaimana?
Kalau kita hanya berteman, kenapa kamu begitu manis kepadaku?
Apa memang kamu manis kepada angsa angsa lain juga?
Jadi tidak aku saja?
Kalau kamu tidak suka aku, maksud perhatian perhatian kamu selama ini apa?
Aku sudah berusaha untuk tidak mengharapkamu,
tapi tiap kamu perhatiin aku lagi, aku jadi lupa sedang berusaha untuk apa.
kalau kamu tidak ada rasa, kenapa kamu buat harapan ini seakan akan masih ada?
kalau kita hanya teman, kenapa perhatianmu selalu semakin manis setiap harinya?
kalau kamu sudah mempunyai hati untuk angsa lain, kenapa kamu masih deketin aku?
kenapa pas aku sudah tidak mengharpkanmu lagi, kamu malah datang?

Bukankah kamu yang memulai semua ini?
Sampai akhirnya perlahan semuanya berkembang dan perasaanku-pun menjadi berkembang pula.
Bukankah kamu yang memulai memberi harap dibalik larik larik senja yang mengalun bagai buaian?
Kini perasaanku tersesat, Tuan
Bukankah kamu yang memulai atas apa yang sudah kamu mulai ini?

Jadi, sebenarnya kamu yang jahat atau aku yang bodoh?
Tolong dijawab ya, Tuan :)


yang tidak ingin tersesat lebih lama,
W.

Rabu, 14 Agustus 2013

Ya Rabb..
Dalam subuh-Mu pagi ini aku meminta, agar Engkau tidak lelah menuntun-ku
Jangan biarkan aku puas dengan angka 1, dan
Jangan biarkan aku terpaku pada angka 1.000
Karena, aku ingin menjadi lebih baik dari angka angka itu
Aku ingin jadi anak sholehah untuk kedua orang tuaku, dan
Aku ingin jadi muslimah sejati dihadapanmu
Aku tau,
anak anakku nanti mempunyai hak untuk diajari ilmu agama dan membaca Al Quran oleh ibunya
Oleh karena itu,
Jadikanlah aku wanita yang ringan tangan untuk menyentuh Quran ya Rabb
Agar kelak aku bisa memenuhi kewajibanku untuk anakku
Agar kelak anakku menjadi penolongku disaat aku bertemu dengan-Mu
Ya Rabb...
Sadarkan aku Jika bahagia itu ditempuh dengan tangisan, dibalut dengan kesabaran yang luar biasa dan dilindungi dengan semangat. Agar aku tidak menjadi wanita yang mudah menyerah
Sadarkan aku Jika tiap kerumitan hidup tertakdir ada untuk 1 alasan sederhana : memperlihatkan sebesar apa tekad upaya, dan semesra apa aku bersandar pada-Mu. Agar aku tidak menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginan dan mimpiku
Sadarkanlah aku Jika aku berbuat baik kepada orang lain sedangkan dia tidak, itu berarti Engkau sedang menguji ketulusan hatiku dengan menghargai orang yang tidak menghargaiku
Ya Rabb...
Beri aku kekayaan emosi ini agar aku menjadi lebih lembut dan penyayang, menjadi sosok wanita yang memiliki pandangan jauh daripada wanita lainnya
Beri aku petunjuk untuk bisa menjadi rumah yang bisa suamiku tinggali setiap harinya, yang menjadi tempat pulang setiap waktu. Yang akan dikatakan sebagai tempat mudik oleh anak-anakku kelak agar aku bisa menjadi rumah yang penuh kehangatan, sesederhana apapun. tetapi jelas lebih berharga
Ya Rabb...
Persulitlah aku dalam melakukan maksiat
Redamlah segala letupan-letupan kecil di masa mudaku kini untuk sesuatu yang lebih berharga, seumur hidup
Ingatkan aku bahwa aku pasti mati, bisa mati kapanpun, dan tidak bisa lari dari itu
Ya Rabb...
Aku tidak memohon agar engkau membatalkan ketetapan-Mu, yang aku mohonkan adalah kelemahlembutan ketetapan itu menimpa Aku :'
Ingatkan aku lewat orang-orang yang menyayangiku, yang perduli terhadapku karena aku tau aku sering sekali lupa
Hatiku ini, tolong ingatkan bahwa aku tidak boleh mencintai siapapun melebihi-Mu, ingatkan aku bahwa aku tidak pantas melakukannya. Bahkan jika aku harus sholat seratus kali dalam sehari, itu tidak akan cukup untuk membalas cinta-Mu padaku, tidak cukup untuk menunjukkan rasa terima kasihku kepada-Mu
Ingatkan Aku
Ingatkan aku bahwa neraka itu tidak indah. Bahwa siksaan tidak seringan di dunia. Ingatkan aku bahwa disana sangat menyakitkan. Agar aku takut dan semakin takut untuk melanggar perintah-Mu
Ya Rabbku...
Ampuni aku, keluargaku, teman-temanku, dan semua saudara-saudaraku
Dosaku, dosa kami mungkin bertambah setiap detiknya
Berilah kami waktu yang barakah
Waktu yang dapat kami manfaatkan dengan baik
Waktu yang membuat kami semakin dekat dengan-Mu
Ampuni Aku, makhluk kecil yang tidak bisa apa-apa tanpa-Mu
Lindungi serta Ingatkan aku selalu...

Aamiin aamiin ya rabbal alamin…

Ba'da Subuh,
Widiya.

Minggu, 11 Agustus 2013

Hallo Hati,
Aku tau kau begitu merindukannya.
Macam macam rasa yang meneduhkan jiwa,
memberi obat pada segala luka dan kecewa.
Kau diam saja, mengikuti alurnya.
Menikmati merdu bisikannya, merebahkan rasa,
melupakan derita yang sejak lama kau biarkan saja.


Aku mendengar suaranya menembus labirin otak-ku
Tuhan maha kreatif, kini Dia menguji-ku lewat kamu
Aku tersipu..
Aku tau ini cobaan untuk keimanan-ku
Cobaan kali ini memang begitu manis, Kamu.
tapi aku mencoba untuk tidak mengikuti -
perasaan yang sudah jelas tidak perlu diikuti.
Aku tetap pada pendirian-ku
Aku tidak ingin larut
Aku hanya ingin menikmatinya sedikit lebih lama..

Aku masih selalu mencoba untuktetap lebih mencintai-Mu ya Rabb
lebih dari keinginanku untuk mencintai dan memiliki Senja
:)

Aku percaya..
Nanti ada saatnya aku menemukan lelaki idaman-ku,
bukan sebagai pacar tapi sebagai imam-ku.
Engkau memang masih merahasiakan siapa dia,
iya, just wait and see.
Allah Maha memberi,
Allah pemberi surprise terbaik..
Semua akan indah pada waktunya ^^
Insha Allah. Aamiin.

Widiya.

Jumat, 09 Agustus 2013

Aku dan Kaos kaki

*dalam keadaan buru buru*

Aku teriak “Ma, ga usah pake kaos kaki ya, males.”
"Eeh…pake!"
"Ke belokan doang Ma."
"Pake, anak gadis Mama mahal."

kata-kata terakhir nampar banget. serius, ngena 'jleb' langsung ke hati.
Iya, jadi mulai sekarang harus membiasakan diri untuk pakai kaos kaki. Insha Allah :)
oh iya, Semalem (akhirnya) aku bilang sama seseorang kalau nanti aku dilamar, aku mau calon imam aku nyanyi lagu yang jadi backsong blog aku sekarang (Marry your daughter) di depan aku dan papa. Sebenarnya sudah sejak 2tahun yang lalu pingin cerita tentang impian yang satu ini, sedikit konyol. kayak di drama romantis aja, but i just (really) want it :3
Sebenarnya mau cerita banyaaak sekali. Tapi sudah mau magrib. Hari ini, hari pertama syawal, dan yak aku gak sahur. Jadi ini sudah di ruang makan sejak 10menit yang lalu nunggu magrib sambil online hehe.
Selamat berbuka semuanya ^^

Syawal,
Hari pertama,
Widiya, lagi kelaperan.

Selasa, 09 Juli 2013

I K A N ?



Postingan ini bakal panjang....... banget. hehe soalnya, ini untuk pertama kalinya (lagi) aku menulis diblog ini tentang Ikan, seperti biasa sebut saja seperti itu. Sebenernya aku mau ganti namanya jadi Buaya, karena Ikan terlalu imut, buat orang senyebelin dia. Tapi.. ya pokoknya dia Ikan, bukan buaya, harimau, macan, apalagi srigala. Bukan, bukan. Kenapa akhirnya aku menulis tentang dia lagi di blog ini, karena aku mau ngasih tau ke kalian semua, kalau kita gak boleh terlalu benci atau terlalu cinta sama sesuatu. Bener lho, Cinta dan benci.. perbedaan diantara keduanya itu tipis sekali. Mungkin hari ini kamu sangat membenci si A, tapi siapa yang tau jika bisa saja besok kamu mencintainya dengan teramat sangat? Boleh jadi seperti itu.

Udah ah, capek basa basinya. langsung aja ya ke intinya. Disini aku mau berterimakasih sama Ikan, seseorang yang dulunya pernah aku sayang, tapi kemudian aku benci sama si Ikan ini, benci banget banget malah. Liat dia nongol di timeline aja rasanya udah bikin badmood. dan pokoknya kebencian aku itu (kata Ikan) sih berlebihan. ya, mungkin. tapi emang kamu nyebelin sih, kamu aja dari dulu gak pernah sadar betapa sabarnya aku biar bertahan sama kamu yang cuek, yang suka maksa dan lain lain. (pembelaan itu wajib hehe) pokoknya aku gak mau lagi kenal sama Ikan. berbulan bulan aku dan Ikan lost contact, ya.. sama sekali gak ada hubungan, waktu aku ulang tahunpun dia gak ngucapin, beda sama setahun yang lalu. Ya, pokoknya aku benci Ikan :( *waktu itu lho ya* 

Sampai akhirnya, Hari itu pengumuman Snmptn dan aku gak lolos, aku down, aku sedih, aku kecewa, aku gak bisa berhenti menyalahi diri sendiri dan keadaan (kalau aku udah begini, Ikan bilang aku lebay) tapi emang gitu, hari itu sahabat sahabat aku nenangin aku, entah itu dari bbm, sms, ataupun dm dan mention di twitter, mereka semua support aku, tapi itu malah bikin aku tambah sedih, bikin aku ngerasa kalau aku benar benar orang yang mengecewakan :((( sekitar jam, berapa ya. aku lupa, pokoknya tiba tiba handphoneku bunyi, no name. terus aku angkat, dengan suara yang udah kayak suara monster karena nangis mulu, dan ternyata..... Itu Ikan!!!! Aku sebenarnya ingin menutup telfonnya, tapi.. entahlah, aku hanya ingin meneruskan percakapan itu. Aku ingin tau, orang seperti apa Ikan. Dan, tau gak? Ikan itu bisa bikin aku senyum, Ikan itu selalu bilang kalau aku jelek, jadi kalau aku nangis terus nanti aku tambah jelek, tambah pesek, Ikan bilang kalau aku gak berenti nangis berarti aku belum dewasa, dan aku belum berubah. Ikan emang bukan tipe orang yang romantis, dia bukan tipe orang yang akan nungguin aku sampe aku berenti nangis, sebenernya aku masih sedih dan masih pingin nangis, tapi Ikan pasti marah dan ngebentak aku kalau masih nangis terus. Ikan gak suka kalau aku ngerengek :( Ikan nyebelin kan? Iya, dia emang nyebelin (banget). Tapi Ikan baik, hari itu aku ditemenin sampe malem sama Ikan, kalau gak salah. aku lupa hehe Pokoknya aku dan Ikan, telfonan satu jam lebih. Aku udah gak sedih lagi, iya karena Ikan. Ikan baik ya :'D Dia masih peduli sama aku (Kata Ikan dia bukan kasihan sama aku, apalagi mau deket lagi sama aku, bukan. bukan pokoknya, dia bilang kalau dia peduli, dan aku seneng dipeduliin Ikan, walau aku benci Ikan >,< *POKOKNYA DILARANG GR*).

Setelah hari itu aku dan Ikan lost contact lagi, aku menjalani kehidupan aku dan diapun sama, kembali ke kuliahnya, dan pacarnya (Ikan ini udah lumayan lama sama pacarnya, dan aku berharap semoga mereka bisa langgeng. Seneng kan di doain sama Aku? Hoho). Sampai pada akhirnya (lagi), Kemarin... ketika ternyata aku juga gak lolos Sbmptn, aku lebih ngedown, kali ini aku bener bener gak keluar kamar, gak mandi, gak makan, dan gak mau ketemu atau ngobrol sama siapapun. 2hari aku mengurung diri di kamar, aku baru aktifin handphone, dan beberapa menit setelah itu ada telfon masuk, no name. Tadinya, aku gak mau angkat, tapi karena penasaran, akhirnya aku angkat, aku hapal banget suaranya yang kayak om om, itu Ikan!!!! Aku emang gak save nomer dia waktu pertama kali Ikan ngehubungin aku lagi, rasanya kayak ditampar sama kenyataan, Ikan (lagi)? Aku ditampar sama kenyataan, yang peduli sama aku ini Ikan, Bukan orang yang sangat aku sayangi selama ini. Tapi Ikan!!! Sedangkan orang yang aku sayangin malah mungkin tidak pernah peduli sama aku sedikitpun sekarang :") *ya sudahlah yah, gak peru dibahas lagi tentang si Onoh u,u

Hari ini, Ikan bersedia mendengar rengekan aku lagi, walaupun aku tau pasti Ikan sebel liat aku begini. Ikan nyoba buat hibur aku lagi (Ingat ya, Ikan cuma menghibur aku karena dia peduli. karena dia Care, bukan karena dia mau deket lagi sama aku, Nih aku selalu inget kata kata ikan :p soalnya dia gak mau aku ke GRan -_- Padahal siapa jugak yang mau di deketin dia lagi wuu) Hal yang pertama Ikan lakuin itu.... basa basi "Hay, Widii..." terus.... ngejek ngejek, seperti biasanya. Ikan maksa aku biar gak sedih lagi, dan aku gak bisa menolak keinginannya, Ikan emang pemaksa yang kadang keterlaluan u,u Harusnya kan aku dibolehin ngerengek rengek dulu yang lama :( Ya, Tapi aku menghormati Ikan, karena Ikan udah peduli sama aku, aku harus bisa bikin Ikan senang. Ikan lelaki yang gak sabar, kalau keinginannya gak dipenuhin, pasti dia kesel, jadi aku pura pura gak sedih lagi aja. Tapi tanpa aku sadarin, aku akhirnya bisa senyum, Ikan berhasil bikin aku senyum. Ikan bilang aku gak boleh merasa jadi yang paling sedih. karena kalau aku merasa seperti itu, aku masih seperti anak kecil. Aku gak mau Ikan bilang begitu, akhirnya aku gak ngerengek lagi, karena Ikan bilang bukan cuma aku yang ditolak sama si Institut gajah duduk itu *uugh! Ya, Aku tidak menangis lagi... Aku percaya, kalau nanti sudah rezeki aku, aku pasti jadi mahasiswi. Aku pasti bisa, masih banyak jalan lain, Ya kan Ikan?
(Karena entah gimana caranya Ikan akan tetep tau blog aku ini, walau linknya udah aku ganti berkali kali. dan mungkin Ikan akan baca postingan ini, dan Ikan pasti bilang aku lebay lagi. Ikan emang gitu, biarin aja dia bilang aku lebay hari ini, karena nanti besok atau lusa Ikan dan aku mungkin akan lost contact lagi haha, jadi dia gak bisa ejek ejek aku lagi). Sekarang Ikan lagi taraweh sama keluarganya, jadi aku bikin postingan ini buat Ikan hehe

Ikan...
Terimakasih ya, Kamu udah bikin aku gak sedih lagi
Kamu bilang, aku gak boleh ngerasa jadi yang paling sedih dan sakit lagi ya?
Kamu benar, Aku gak boleh terus terusan terpuruk seperti ini...
Pokoknya, Ikan... Aku gak benci kamu lagi :"D


Terimakasih sudah membuat aku merasa dipedulikan
Pesek  --"
Widiya Ningrum. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

AmazingCounters.com

Instagram Shots


Instagram

Tumbler