Sabtu, 08 Maret 2014

Hujan

Gadis itu begitu menggilai hujan, apapun tentang hujan, gadis itu mencandunya.
Hujan membuatnya bahagia
Hujan membuatnya merasa aman dan nyaman
Hujan membuatnya merasa menemukan sesuatu yang selama ini dicarinya
Hujan membuat pipinya bersemu merah seperti tomat lagi
Hujan membuatnya merasakan ada banyak kupu-kupu lagi diperutnya
Hujan membuat gadis itu merasa gemetar lagi
Hujan membuat jantungnya berdetak lebih cepat, seperti gemuruh saja
Hujan membuat hatinya yang sedang dalam kemarau panjang berubah menjadi berhumus, dan bisa dipastikan jika hujan terus menerus turun, akan tumbuh rumput-rumput kecil, atau mungkin akan tumbuh bunga-bunga yang cantik dan pohon pohon yang akan menghasilkan banyak buah.
Gadis itu ingin seka;i bermain ditengah hujan sampai tubuhnya basah kuyup
Sayang, gadis itu penakut
Dia itu terlalu takut hujan malah hanya akan membuatnya sakit
Dia itu belum siap jika harus kedinginan dan menggigil sendirian
Dia itu butuh diyakinkan, sedikit lagi saja
karena dia pernah jatuh sakit untuk jangka waktu yang lama,
jadi bersabarlah untuk menunggu agar ketakutannya hilang
Jangan berhenti, tetaplah menjadi hujan
lebih lebat
Buatlah kemarau panjang dihatinya berakhir
berusahalah sedikit lebih lama lagi
Gadis itu masih terlalu takut untuk menabur benih
Dia hanya tidak ingin kecewa lagi
jika dia terlalu cepat menebar benih dihatinya
dia khawatir hujan akan berhenti saat pohon-pohon sudah tumbuh lebat atau bahkan hujan malah akan turun ditempat lain
jelas, itu akan membuatnya sangat hancur
Mengertilah, Hujan
Kamu yang gadis itu inginkan, hanya kamu
Hanya kamu yang bisa membuat sistem-sistem saraf pada seluruh tubuhnya berhenti sejenak
tolong jangan hanya menggodanya dengan mendungmu, turunlah ditempat yang sama
Disana, diatinya.
Buatlah hatinya tidak hanya berhumus, buatlah hatinya menjadi taman indah yang dipenuhi bunga, buah dan kupu-kupu.
Kamu mengerti kan hujan?

Cirebon, 8 Maret 2014

Senin, 03 Maret 2014

I've died everyday waiting for you

I feel so empty and out of place. I hate the nights where my mind wanders to the unknown. And aIl I return with is sadness. I hate counting the tears that rush down my cheeks and collect upon my pillow. I hate that the only thing I have at night to comfort me is my loneliness. And the only thing I feel surrounding me is darkness. I hate it all. that's why finally I decided to write what I feel here..

Aku tidak tau pasti harus menyebut apa perasaan yang sedang aku rasakan saat ini, sungguh aku benar-benar tidak tau harus menyebutnya apa. Semenjak aku patah hati hampir 2tahun yang lalu, sampai hari ini aku tidak bisa benar-benar merasakan mencintai dan dicintai seperti saat aku bersama lelaki itu. Aku sudah tidak lagi mengharapkan kehadirannya, atau menginginkan dia kembali. jika ditanya apakah aku teringat tentangnya? masih, bohong kalau aku bilang sudah melupakannya. karena sistem saraf diotak aku baik-baik saja, bagaimana mungkin aku bisa lupa. aku sudah pernah mencoba untuk memulai hubungan dengan lelaki lain, begitpun dengan lelaki itu, kami sama sama memiliki pacar baru. tapi hubungan dia dengan pacarnya tidak lebih dari umur jagung, genap 3 bulan pun tidak. begitupun hubunganku, hanya bertahan 6bulan, 11 hari. apa yang aku rasa saat bersama dia (lelaki pertama yang menjadi pacar aku setelah aku patah hati waktu itu)? Aku tetap tidak bisa memulihkan hati aku lagi, hati aku masih sakit, sekalipun dia sudah begitu baik. tapi aku tidak pernah merasa dicintai dengan tulus, setulus lelaki itu melakukannya. aku tidak merasa menjadi seseorang yang spesial untuknya meskipun saat itu kami sudah pacaran, aku tidak merasa disayangi, aku tidak bisa merasa nyaman dan aman saat bersamanya,pun aku tidak bisa menyayangi dia dengan penuh, dan terlalu berlebihan jika aku bilang aku pernah mencintainya, karena nyatanya saat aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami, aku tidak merasa sakit, mungkin aku merasa sepi, tapi aku tidak sedih aku tidak merasa kehilangan. entah ini kejujuran yang menyakitkan atau memilukan, tapi memang begini adanya. aku tidak bisa mencintai dia seperti yang aku lakukan dulu untuk lelaki itu. aku belum mampu, begitupun dia yang belum mampu untuk membuat aku merasa dicintai. Hubungan kami berakhir begitu saja, begitupun perasaan aku saat itu. tidak seperti saat dengan lelaki itu, rasa yang ada masih saja tersisa, sebesar apapun aku berusaha, tetap saja masih ada rasa yang tertinggal. tidak banyak, tapi ada. sekecil dan sesedikit apapun, tapi aku merasakannya.

Belum lupa bukan berarti masih cinta, bukan? aku hanya belum bisa untuk mencintai sebesar dulu kepada lelaki lain. mungkin memang harus butuh waktu yang lebih lama lagi, mungkin memang aku harus lebih sabar lagi, mungkin nanti akan ada. hanya belum waktunya saja. Oke, kali ini aku tidak akan membicarakan masa lalu lagi, toh sebenarnya aku sudah menutup rapat semuanya sejak lama. tadi itu hanya prolog.. *nah lho panjang bener, Wid*.

Malam ini aku ingin membuat pengakuan pada bumi langit dan seisinya *halah*, terutama pada diri aku sendiri, setelah selama ini aku mencoba untuk menutupinya, setelah selama ini aku berusaha mengelaknya, setelah selama ini aku berusaha untuk bilang kepada semuanya dan kepada diri aku sendiri bahwa sendiripun aku bahagia. Tapi malam ini aku hanya ingin belajar untuk jujur kepada diri aku sendiri, belajar untuk tidak lagi menjadi munafik kepada hati sendiri, aku kesepian. aku igin dicintai dan mencintai seperti dulu, aku ingin bener-benar mencintai lagi, aku tidak ingin merasakan hati aku 'numb' seperti sekarang ini, aku rindu dirindukan. ini benar-benar memalukan, setelah sekian lama aku membuat dinding tebal untuk diri aku agar aku terus percaya bahwa sendiri itu jauh lebih membahagiakan, tapi nyatanya malam ini, ada satu titik dimana akupun tidak bisa berkilah lagi, aku ingin merasakan romansa cinta anak remaja lagi. Bukan, bukan berarti main-main, hanya saja.. jatuh cinta yang begitu manis. Merasakan hangat saat melihat senyumnya, merasakan detak jantung yang lebih cepat saat bertatap mata dengannya, merasa bingung saat jadwal nge-date tiba, merasa risau saat tidak ada kabar, jalan-jalan ke toko buku beruda, berdiskusi, nonton bioskop, makan bersama, membicarakan mimpi-mimpi untuk masa depan bersama, dan sebagainya. aku ingin merasakannya lagi, aku ingin merasakannya lagi. baik aku jelaskan lagi, aku rindu semua itu. 

Aku tidak rindu lelaki itu, aku hanya merindu kenangan yang pernah aku rasakan saat bersamanya, bukan ingin mengulang hal yang sama, hanya ingin merasakan perasaan yang pernah aku rasakan saat bersamanya, bahagia seperti saat itu. hanya itu. aku tidak ingin mati rasa lagi. 

Aku ingin dicintai seperti dulu, bukan dicintai dengan lelaki itu lagi. aku hanya ingin dicintai sebagaimana lelaki itu mencintai aku dulu, bukan bermaksud untuk mencari yang seperti lelaki itu, hanya saja, perlu diketahu, bahwa sampai saat ini, aku merasa hanya lelaki itu yang mencintai dan menerima aku apa adanya, mungkin terdengar berlebihan, tapi memang hanya di depan nya aku bisa menjadi diriku sendiri, aku tidak merasa malu dengan hidungku yang tidak mancung, karena saat bersamanya, dia seakan tidak melihat kekuranganku. dia bisa membuat aku tetap merasa cantik, saat aku tau aku sedang jelek-jeleknya, dihadapannya aku tidak perlu berusaha untuk menjadi manis, karena dia tidak pernah mengeluh karena aku yang terlalu bawel dan sedikit aktif, tatapan nya membuat aku merasa dibutuhkan, aku bisa melihat kasih sayang dikedua bola matanya saat menatapku, tatapan yang sampai saat ini tidak aku temukan dibola mata lelaki lain, dia tidak pernah melihat ke arah lain saat kami berbicara dimanapun, seakan tidak peduli dengan perempuan-perempuan cantik diluar sana, matanya tetap hanaya tertuju padaku, aku benar benar merasa sempurna ketika bersamanya diatas semua ketidak sempurnaanku. rasa yang tidak pernah lelaki lain berikan. Aku sering merasa tidak dicintai, aku sering merasa tidak cantik, aku sering merasa kesepian, dan dengan sabar dan penuh ketulusan dia selalu dan selalu dan selalu dan selalu meyakinkanku bahwa aku tidak seharusnya merasa seperti itu, karena dimatanya akulah yang tercantik, karena hanya aku yang dia cintai, karena dia akan selalu ada, sekalipun aku sering tidak mempercayainya, tapi dia tidak pernah sekalipun mengeluh dan marah, dia terus mayakinkanku bahwa cintanya tulus hanya padaku saja, tidak ada yang lain yang dia cintai dan dia inginkan selain aku, sampai akhirnya aku percaya. bahkan saat aku tidak berusaha untuk tampil memesona, dia mengatakan aku sangat cantik, mungkin benar itu hanya gombal biasa, tapi matanya mengatakan mengatakan kejujuran, menurutnya memang aku memesona saat itu, dan akhirnya akupun percaya dan menelan mentah-mentah ketidakpercayaan diriku. Didepannya aku benar-benar hanya perlu menjadi diriku sendiri, dia yang membuat aku yakin bahwa cinta itu memang ada, dan begitu indah dan membahagiaakan. Dia yang bisa membuatku yakin bahwa aku dicintai, dia yang bisa membuat aku merasa dibutuhkan dan disayangi, hanya dia yang dalam setiap ucapan dan tatapannya selalu ada cinta untukku, yang tidak peduli dengan omongan jelek orang lain tentangku, dia selalu dengan bangga memperkenalkanku dengan siapapun itu, hanya lelaki itu yang tanpa pernah peduli orang lain akan bereaksi seperti apa, dia hanya mencintaiku, dengan sepenuh hatinya. yang mampu merobohkan pikiran-pikiran burukku tentang diriku sendiri. Aku cantik, karena lelaki itu mencitaiku. iya tapi itu dulu, lelaki itu. aku tidak ingin dicintai dia lagi, biar aku tegaskan sekali lagi, aku hanya ingin dicintai seapa-adanya, dan diyakinkan seperti dulu, bukan berarti aku mengingkan lelaki itu lagi yang melakukannya.

Beberapa kali aku jatuh hati pada seseorang, tapi perasaan itu tidak pernah bertahan lebih dari 5hari. kemudian setelah mulai menyukai dihari pertama, keesokan harinya aku bisa menjadi mati rasa lagi, semuanya menjadi tampak biasa saja lagi. Aku bosan menjadi seperti ini, aku ingin jatuh cinta sejatuh-jatuhnya lagi, dengan cinta yang baik tentunya. setidaknya bukan cinta yang berakhir karena kebodohan dan keegoisanku sendiri.

Tapi... sampai saat ini aku belum tau bagaimana cara untuk mendapatkan cinta yang baik, cinta yang akan membuatku bahagia. seseorang yang bisa membuatku selalu ingin menjadi seseorang yang lebih baik lagi setiap harinya, seseorang yang membuat aku tidak takut lagi akan masa depan, seseorang yang membuatku selalu memngingat sang pencipta. seseorang yang ingin berusaha bersama. Aku benar-benar tidak tau harus mencintai seperti apa, dan kepada siapa. Aku sudah lelah mencari, sudah aku katakan bahwa aku sudah bosan seperti ini, aku sudah lelah mati rasa seperti ini. sungguh.

Jadi bisakah siapapun kamu segeralah datang, temui aku, yakinkan aku, dan mari kita membuat bahagia tampak begitu sederhana saat kita bersama. siapapun kamu, buatlah aku jatuh cinta lagi, buat aku yakin bahwa ternyata cinta yang dulu itu tidak berarti lagi. siapapun kamu, aku menunggu..


dari yang sudah terlalu lelah sendiri *eaa #INIMALUBANGETASLINYALAH ._.)/

Bandung, 3 Maret 2014.

Rabu, 12 Februari 2014

Is that you?

Mungkin gak ya ada yang mencintai gadis cengeng ini lagi. Gadis yang mudah mengeluh, gadis yang terlalu perasa, dan sangat sensitive ini. apa ada yang akan mencintainya setulus dia? Apa ada yang akan menganggap gadis manja ini perempuan luar biasa meskipun gadis ini jauh dari sempurna? apa akan ada yang mencintai gadis yang naik motorpun tak bisa? apa akan ada yang mencintai gadis yang bahkan mencintai dirinya dengan baikpun belum tentu bisa? apa akan ada yang akan jatuh hati pada gadis yang hanya memiliki tinggi 155cm ini? apa akan ada yang tergila-gila pada gadis yang diumurnya ke 18tahun masih sangat menyukai boneka dan film kartun? apa akan ada yang akan tergila-gila dengan gadis keras kepala ini? apa akan ada yang akan jatuh bangun mempertahankan gadis yang mudah sekali marah lalu menyesal ini? apa akan ada pria diluar sana yang merelakan hidupnya untuk membahagiakan gadis yang punya banyak mimpi-mimpi dan kebiasaan aneh ini? apa akan ada yang tetap dengan bangga menggandeng tangan gadis jelek ini meskipun banyak perempuan diluar sana yang lebih cantik? apa akan ada yang tetap melihat gadis jauh dari sempurna ini dengan penuh cinta? apa akan ada yang akan dengar sabar mengajarkan gadis rumahan ini betapa hidup itu butuh kerja keras dan perjuangan? bahwa hidup itu tidak semanis sekotak coklat? bahwa hidup itu kejam. apa akan ada yang tidak bosan melihat gadis yang seirng menyusahkan ini lagi lagi dan lagi setiap harinya di sepanjang hidupnya? apa akan ada yang dengan tulus membanting tulang, membiarkan peluhnya meruap ruap untuk agar  kebutuhan hidup gadis ini terpenuhi? apa akan ada yang akan menyematkan cincin di jari manis gadis yang ketika masakpun rasanya kadang terlalu asin atau kadang hambar ini? apa akan ada yang mecandu rasa kopi buatan gadis ini untuk setiap paginya? apa akan ada yang merindukan ciuman dan pelukan gadis yang aroma tubuhnya wangi vanila ini atau bahkan terkadang wangi minyak telon? apa akan ada yang dengan senang hati membawa bekal makanan walau tidak terlalu enak asalkan dibuatkan gadis ini, pasti dilahap habis? apa akan ada yang tidak betah berlama-lama diluar rumah hanya karena tidak bisa melihat gadis yang memiliki wajah jutek ini? apa akan ada yang akan dengan penuh kasih sayang memberitahu gadis minim pengalaman ini yang mana yang benar dan yang mana yang salah? apa akan ada yang tetap dengan lembut mengecup kening gadis yang sering menjengkelkan ini? apa akan ada yang dengan penuh cinta akan merawat gadis rapuh ini ketika sakit? apa akan ada yang tanpa diminta menjadikan gadis yang kadang tidak tahu diri ini menjadi prioritas utama dalam hidupnya? apa akan ada yang memahami segala keabsurd-an gadis yang suka sekali senja, buku, jazz, dan pertrichor ini? apa akan ada yang akhirnya menjadi tempat gadis yang penuh dengan ketakutan ini berlabuh dalam keadaan apapun nantinya? Apa akan ada yang senantiasa akan sealu mendoakan gadis ini dalam setiap sujud-sujudnya? apa akan ada? Adakah? Jika ada, aku pesan satu dan tolong untuk segera didatangkan. aku sudah cukup lama merasa kesepian. 


p.s : 

Untuk bersama gadis ini, kamu hanya perlu menjadi diri sendiri, kamu hanya perlu meyakinkan gadis ini bahwa jika bersamamu semuanya akan baik-baik saja. mudah sekali, bukan? :)

Gadis yang hanya bisa mengendarai sepeda di umurnya yang ke 18tahun.
Gadis yang kemanapun masih diantar ayah-nya.

Beginilah kira-kira gadis sleepy head itu.



Rabu, 05 Februari 2014

Hidup #1

I breath this cold night air. I’m still holding on something I can’t handle. This is hard. And it’s getting harder because I was (really) do 'that'.

Mom, hidup itu kejam. Sekarang tak ada lagi mom dan ayah disampingku yang akan senantiasa selalu menjaga dan mengawasiku dari cengkraman dunia yang kejam, walau tak selalu membawakan nyaman tapi akan memastikan aman untukku, dan yang selalu mengiringi langkah-langkah kecilku menuju dewasa. Sekarang aku benar-benar harus berjalan sendiri.
Mom, Hidup itu kejam. Kadang menjadi baik itu tidak cukup. Saya seperti dituntut untuk menjadi seperti mereka yang 'ramai', dan itu sulit. Apa yang salah jika saya hanya ingin menjadi diri saya? bukan seperti dia, ataupun mereka. mereka bilang saya sombong hanya karena saya cenderung diam. hanya karena saya jarang berbicara dengan mereka.
Mom, hidup itu kejam. Mereka tidak menegerti sifat saya yang begitu pemalu untuk berbicara langsung dengan orang baru,  lalu dengan tega mereka menganggap saya buruk.
Mom, hidup itu kejam. saya butuh pelukanmu dalam setiap lelah. saya butuh hangatnya kasih sayang, nasehat dan belaianmu saat saya mulai rapuh. Sungguh, tidak ada dekapan senyaman dan semenenenagkan seperti dekapanmu.
Mom, saya ingat kalau untuk menjalani kehidupan di dunia yang sulit dan riuh ini, saya hanya perlu dua hal: kebahagiaan dan kekuatan. Dan itu hanya bisa aku peroleh dalam doa-doa panjang ketika saya sujud pada tuhan. Jadi ingatkan saya untuk selalu mengingat tuhan. saya terkadang lupa.
Mom, hidup itu kejam. Kalau saya tidak cukup kuat, saya akan dijatuhkan. Saya belum siap dengan hidup macam itu.
Mom, hidup itu kejam. Percuma mengharapkan belas kasihan atau kepedulian.
Mom...

Riung Aum Barat, Bandung,
Anak bungsunya mama papa, Widiya.

Rabu, 15 Januari 2014

My Braingasm.

Aku tak habis pada mereka yang dengan mudahnya jatuh hati pada segala sesuatu yang nampak, fisik misalnya. Entahlah, aku benar benar merasa heran, sungguh heran pada mereka yang dengan dangkal memilih seseorang hanya karena ia cantik atau tampan. Jadi beginikah dunia sekarang? Ya Tuhan, bagaimana bisa? Penampilan fisik memang menjadi salah satu daya tarik seseorang untuk menjatuhkan hati, tapi jika hanya penampilan fisik yang menjadi tolak ukurnya? menurutku itu bodoh. sungguh.
Aku bukan perempuan yang mudah untuk tertarik pada penampilan fisik, bukan. Aku mungkin mudah jatuh hati, jatuh hati pada cara berfikir seseorang. Pola pikir seseorang tidak akan mudah berubah, jika ia cerdas, maka aku akan hidup dengan kecerdasannya, terus hingga kita menua bersama. seseorang yang akan begitu nyaman untuk diajak bicara dan bertukar pikiran nantinya, ketika raga ini sudah tak mampu lagi untuk pergi berlibur atau bahkan untuk berjalanpun harus bersusah payah. raga ini akan tetap hidup bahagia karena disamping raga ini ada raga yang selalu mengerti dan memahami bahwa hidup adalah pelajaran dan perjalanan yang indah jika dilalui berdua dengan seseorang yang pola pikir dan wawasannya luas. pasti menyenangkan sekali. mungkin aku tidak akan mengenal kata bosan. iya, mungkin begitu.
Terlepas dari pola pikir dan wawasan yang luas, masih banyak orang yang menjadikan fisik adalah faktor utama untuk menjatuhkan hati. Aku tak bisa membayangkan jika aku dipilih hanya karena wajah dan kulitku masih cantik dan tidak keriput, mungkin saat wajah dan kulitku mulai mengendur dan rambutku mulai memutih, ia tidak mencintaiku lagi? ah membayangkannya saja begitu mengerikan. Fisik tidak akan bertahan lebih dari 50tahun, setelah masa itu... kecantikan itu mungkin hanya buatan. memakai krim wajah dan kulit ini itu hanya untuk agar tetap terlihat cantik? pasti begitu melelahkan ya.
Mungkin akan beda cerita jika seseorang memilihku karena kepribadianku, karena sifatku, dan karena caraku berpikir. ketika fisik ini tak lagi mempesona, ia akan tetap mencintai raga ini, dengan sepenuh hatinya. karena dulu saat ia memilihku, bukan fisik yang ia lihat. betapa menenangkan dan membahagiakan, bukan? :D

Ah, intinya... jika bersamaku, kamu tidak perlu khawatir tidak aku cintai, aku akan selalu mengagumi, menghormati dan mencintai kamu. Dengan penampilan yang begitu sederhana sekarang saja, kamu telah membuat hati ini terhenyak. jika bersamaku, kamu tidak perlu membawa mobil mewah atapun apapun, karena dimataku kamulah kemewahan itu. kamu, sesosok dengan pemikiran luar biasa, briliant! you've no idea how much I adore you. 


yang sedang menunggu postingan baru tulisanmu
karena dari sana aku jatuh hati pada cara berpikirmu
Widiya

Senin, 13 Januari 2014

memories.

You are so wrong if you think that you was forgot everything that you had when you and he/she were far away, totally wrong.

Kamu mungkin telah mengikhlaskan kepergiannya, memaafkan kesalahannya, melupakan semua rasa sakit yang pernah ada, dan mematikan segala keinginan untuk bersamanya lagi. tapi bukan berarti kamu bisa dengan mudah melupakan semua kenangan yang pernah terlewati bersama ia yang begitu lama mewarnai hari, dengan hujaman kenangan kenangan yang teramat manis. kamu mungkin bisa mengatakan tidak mencintainya lagi, tapi bukan berarti kamu merelakan ia bersama orang lain. kamu mungkin memiliki seseorang yang baru yang ada disampingmu saat ini, tapi bukan berarti kamu melupakan segala yang pernah terjadi antara kamu dan ia, masa lalumu. segala kenangan kenagan itu akan selalu terekam dalam memori mu, bahkan kadang mematikan segala keinginan untuk memulai dengan yang baru atau bahkan kadang segala kenangan kenangan itu, ketika kamu mengingatnya masih mmeberikan rasa yang begitu hangat dalam jiwa, dalam hatimu yang terdalam, kamu masih meronta untuk merasakannya lagi. sekali lagi saja. karena kenangan kenangan itu begitu membuatmu bahagia, kenangan yang hanya bisa kamu lakukan dengan ia yang membuat egomu luluh lantah, berantakan. ia yang bisa membuatmu percaya bahwa dicintai begitu membahagiakan dan hidup begitu menyenagkan, dan terlalu menyedihkan untuk melewatinya sendirian.
Bagaimana pun kamu berusaha untuk benar benar menghilangkan segala ingatan ingatan itu, akan ada saatnya kamu akan tunduk merasakan hangatnya desir masa lalu yang pernah ada saat kamu masih bersamanya. jangan, jangan berkilah lagi. akupun tau rasanya saat ternyata waktu membuktikan ingatan takan pernah hilang, kamu mungkin tidak melihatnya lagi, kamu mungkin sudah bersama orang lain, begitupun ia. tapi kamu akan terus terbayang-bayanng oleh kenangan yang pernah ia torehkan. kamu akan terbayang-bayang entah untuk waktu yang hanya sepersekian detik atau waktu yang sanggup membuatmu terlalu malas untuk mencoba cinta yang baru.
Begitulah. akan selalu ada masanya masa lalu akan muncul lagi kepermukaan, meski tidak muncul pada permukaan kehidupanmu. tapi ia akan muncul dalam pikiran dan hatimu, entah kapan. tapi pasti, akan ada saatnya. Jika kamu benar-benar pernah mencintainya, akan ada saatnya hatimu sendiri akan mengaku kamu merindukannya. tanpa pernah kamu menginginkannya dan tanpa bisa kamu cegah. hati kamu melakukannya. Pasti. but Never think that your past (ex) is perfect. Refresh your mind, someone out there is way more than perfect for your future. :)

Selasa, 07 Januari 2014

Engkaulah kamuku.

Dan lagi-lagi kesederhanaan membuat aku merasa lebih nyaman dan jatuh hati.
lelaki lembut dengan tatapan yang begitu hangat tanpa kegenitan, dan pemikiran yang begitu cerdas.
kepadamu, aku jatuh.

Mengenalmu. Antara bahagia dan sedih. Antara senang dan sakit hati. Antara berani dan takut. Antara mukjizat dan bencana. Antara anugerah dan ujian. Antara diperjuangkan dan berhenti berharap. Antara dipertahankan dan dilepaskan. Antara sabar dan nafsu. Antara jodoh dan tidak.

Tapi satu hal yang pasti,
Menahan diri.
Sesungguhnya, perasaan ini amat sangat ku hindari.
Perasaan-perasaan itu..
Menahan diri, iya aku akan menahan diri sebisaku.
Tidak. aku harus bisa.
Aku akan menahan diri, sekalipun aku sangat ingin 'berkomitmen' lagi setelah hampir 3 tahun sendiri.
aku akan menahan diri, sekalipun dia yang aku inginkan menyambut perasaanku,
AKU AKAN TETAP MENAHAN DIRI.

Sabar Widiya, jangan terperosok pada hawa nafsu yang akan merusak segala yang harusnya indah. :)

bicara pada diri,
W.
Widiya Ningrum. Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

AmazingCounters.com

Instagram Shots


Instagram

Tumbler