Aku tidak bisa menjanjikannya, aku hanya bisa mengusahakan agar impian itu terwujud. Maaf mah pah, Aku belum bisa menjadi alasan dibalik senyum yang tersungging dibibir Mama dan Papa, maafkan anakmu ini belum bisa membuat kalian bangga, maaf. Karena sampai hari ini, aku sendiripun masih ragu dengan semua impian itu, impian untuk bisa menjadi mahasiswa baru di Universitas itu. Tapi aku akan selalu berusaha untuk dapat meraihnya Ma Pa. Meraih apa yang aku impikan, impian yang akan membuat kalian menjadi orang tua paling bahagia di dunia ini karena aku. Aku akan berusaha sampai keringatku yang mengucur mengering dengan sendirinya. Aku akan terus dan terus berusaha sampai akhirnya Tuhan tidak tega untuk tidak mengabulkannya Ma Pa. Doakan anakmu ini Ma Pa.. karena doa Mama dan Papa adalah Ridho-Nya :')
Kamis, 13 Juni 2013
Widiya Ningrum. Diberdayakan oleh Blogger.
-
kalau "rintangan rintangan" ini jembatan menuju masa depan, Tuhan bolehkah aku meminta, aku tak ingin berjalan di atas jembatan ...
-
Kita terjebak dalam situasi abu - abu kamu yang tak sadar juga atas harapanku dan aku yang tidak tau harus bagaimana mengartikan per...
-
Aku selau bingung untuk menuliskan apa yang ingin aku tulis. sungguh. hampir setiap aku ingin menulis, pikiran ini menumpuk banyak sekali ce...

0 komentar:
Posting Komentar